BANNER

Selasa, 09 April 2013

Adab Ziarah Kubur :



  1. tidak boleh duduk diatas kubur.
  2. melepas sandal ketika berjalan diantara kubur-kubur ( tidak wajib )
  3. bagi wanita tidak boleh terlalu sering ke kubur

Apa yang dibaca ketika masuk kubur ( muslim ) :

Assalamu ‘alaikum ahladdiyar minal mu’minin wal muslimin, wa inna insya Allah bikum lalahiqun nas’alullaha lana wa lakumul ‘afiyah

“ semoga kesejahteraan atas kamu wahai penghuni rumah ini, dari golongan kaum mu’minin dan muslimin dan sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah semoga Ia berkenan memberi kesejahteraan kepada kami dan kalian “. HR Ahmad, Muslim & Ibnu Majah

juga masih ada lafal do’a yang lain, yang intinya seperti do’a diatas.

Membaca Alqur’an diatas kubur

Tidak ada hadits yang shahih yang menguatkan pendapat ini. Dalam salah satu riwayat yang dipaparkan oleh ulama2 terdahulu seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik & Imam Ahmad membaca Alqur’an diatas kubur termasuk bid’ah yang dibenci.

Seorang anak bersedekah, puasa, haji, umrah atau membaca Alqur’an dengan niat pahalanya untuk orang tuanya yang muslim.

Dari Aisyah r.a, ada seorang lelaki bertanya kepada Nabi SAW :
Sesungguhnya ibuku meninggal dunia dengan mendadak dan aku duga kalau ia ( sempat ) berkata-kata, ( tentu ) ia bersedekah, apakah ( bisa ) ia mendapat pahala kalau aku bersedekah untuknya?
Nabi menjawab : Ya.
HR.Ahmad, Bukhari & Muslim.
Juga masih banyak hadits2 lain yang sejenis.

Seorang anak bersedekah, puasa, haji, umrah atau membaca Alqur’an dengan niat pahalanya untuk orang tuanya yang kafir.

Dari Abdullah bin ‘Ammar bahwa Al’ash bin wa’il bernadzar pada masa jahiliyah untuk memyembelih 100 ekor unta, tetapi Hisyam bin ‘Ash hanya menyembelih 50 ekor dari nadzarnya. Lalu ‘Amr berkata kepada Rasulullah SAW tentang hal itu, kemudian beliau menjawab :
Adapun ayahmu, seandainya ia beriman lalu engkau puasa dan bersedekah untuknya maka yang demikian itu bermanfaat baginya. HR Ahmad

Karena kematian ayahnya dalam keadaan kafir itu menghalangi sampainya pahala sedekah itu kepadanya.
Pahala Bacaan Alqur’an yang dihadiahkan untuk si Mayit

Jika anak yang melakukan semua sepakat, bisa berdasarkan dalil diatas.

Jika yang melakukan orang lain, berikut ini penjelasannya :

1.Berdasarkan firman Allah SWT :
Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya QS an Najm ayat 39.
Imam Syafi’I dan para pengikutnya meyimpulkan bahwa pahala bacaan AlQur’an yang dihadiahkan bagi si mayit tidak sampai kepadanya. Sebab, pahala ini bukan dari perbuatan dan usaha mereka ( sedangkan anak adalah termasuk usaha dari orang tuanya ). Rasulullah SAW tidak mengajarkan dan tidak menganjurkan hal ini kepada umatnya baik dengan nash maupun isyarat. Para sahabatpun tidak melakukannya. Jika ini baik, tentu mereka lebih dulu melakukannya. Ini adalah pendapat yang dipegang oleh mayoritas ulama.

2. Beberapa pengikut Imam Syafi’I berpendapat bahwa pahalanya bisa sampai kepada si Mayit dengan menisbahkan perkataan ini kepada Imam Syafi’I, padahal Imam Syafi’I sendiri berpendapat bbahwa pahalanya tidak sampai kepada si mayit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar