BANNER

Minggu, 14 Juli 2013

Tahun Ajaran Baru 2013/2014 SDPT Ulul Abshor

Senin, 15 Juli 2013 bertepatan dengan 6 Ramadhan 1434 H merupakan awal masuk tahun ajaran baru 2013/2014. Di bulan yang penuh ampunan ini Semangat santri-santri jelas terlihat dari wajah mereka yang tulus ihlas untuk menimba ilmu ditempat yang selalu mengajarkan alqur'an dan Assunah yang shahih. Tak ada alasan karena puasa aktivitas sehari-hari menjadi terganggu, justru harus lebih semangat karena di bulan ini Allah mengobral pahala bagi siapa aja yang berniat mengambilnya.

Alhamdulillah pada tahun ajaran baru ini sekolah bertambah 1 kelas lagi sampai kelas VIII, harapannya dengan bertambahnya kelas bertambah pula pertolongan Allah untuk mengembangkan sekolah ini ke arah yang lebih baik lagi sesuai dengan visi dan misi sekolah.

Hari pertama diawali dengan apel pagi, semangat pagi mengiringi satri-santri ulul abshor dalam mendengarkan pengarahan dari Utdh. Yanti selaku kepala sekolah ulul abshor. Dijelaskan bahwa sekolah ulul abshor ini berbeda dari sekolah pada umumnya karena sekolah ulul abshor bukan sekolah biasa, tapi sekolahnya manusia yang ingin menjadi luar biasa, Insyaallah.  Sekolah terutama dalam pengajaran ilmu agama hanya mengajarkan ilmu yang sesuai dengan alqur'an dan assunah yang sahih. seperti Fiqih, Aqidah, Qur'an Hadist, siroh nabawiyah, dll

 Ustdh. Yanti sedang memberikan pengarahan

 Sekolah ulul abshor bukan sekolah biasa namun sekolahnya orang yang ingin menjadi luar biasa, Insyaalloh.

Semangat pagi yang cerah untuk menuntut ilmu

Sebagai santri juga harus bisa barisberbaris

Para Asatidzah yang selalu tulus ikhlas mendampingi santri-santri

"Istirahat di tempat grak . . !"

 "Kun 'aliman wala takun jahilan"

Wali santri yang selalu  mendukung putra putrinya menjadi pribadi yang sholih sholihah

"Afwan ustad saya sedang puasa"


 Dari Kiri, Ustdh. Tutik, ustdh. Tyas, Ustdh. ida, ustdh kholifah, ustdh. Umi

"Siap mendamping santri-santri menjadi generas Robbani


Dari kiri : Ust. Tomi wali kelas. VII, Ust. Muji wali kelas IV dan Ust. Fathoni wakil kepala sekolah

 "Insyaallah siap mengemban amanah"

Dari Kiri : ust. Wafa, Anas, Eko, Ahmad, Cahyo, Faqih, Tomi, Muji, dan Fathoni
 "Pak Kunaifi dimana za?"


 Kelas IV dengan wali kelas Ust. Muji

 Ust. Muji, Wali kelas IV


 Kelas VI

 Ustdh. Umi Z, wali kelas VI

 Ustdh. Umi Kholifah, Wali kelas V

Kelas V

 Kelas VII dan VIII

 Ust. Tomi wali kelas VII dan Ustdh. Isna wali  kelas VIII


Kelas III


Ustdh. Ida sebagai wali kelas III


Selasa, 11 Juni 2013

Hasil UN SDPT Ulul Bashor 2013

Alhamdulillahi robbil 'alamin

Segala puji hanya pantas kita berikan kepada Dzat yang maha pemberi, dzat yang welas dan asih kepada makhluknya. Yakni Allah subhanhu wata'ala. Kalau kenikmatan yang diberikana Allah itu seratus, maka sepantasnya sebanyak seratus pula kita seharusnya bersyukur kepada Allah, jika seribu maka seribu pula kita harus mensyukurinya, tapi sayang, kenikmatan Allah yang diberikan kepada kita sungguh sangatlah banyak hingga kita tak mungkin bisa menghitungnya. Bahkan jika pohon-pohon dijadikan pena dan lautan sebagai tintanya niscaya tidak akan cukup untuk menulis kenikmatan allah yang diberikan pada kita semua. Sholawat serta salam  semoga selalu tercurah kepada insanul kamil Rosululloh Shallallahu ‘alai Wasallam

 Alhamdulillah



Pada tahun ajaran 2012-2013 santriwan dan santriwati SDPT Ulul Abshor kelas VI telah dinyatakan lulus 100 % oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan. Yang lebih menggembirakan lagi, SDPT Ulul Abshor mendapat peringkat ke 3 sekecamatan Banyumanik setelah SD Diponegoro dan SD Islam Alazhar. Jika dilihat dari tahun kemarin, pada tahun ini mengalami kenaikan. Kalau pada tahun kemarin masuk ke dalam 10 besar, pada tahun meningkat menjadi 3 besar. Harapannya pada tahun depan SDPT Ulul Abshor mampu masuk 3 besar se kota semarang. Insyaallah.

Hasil yang telah dicapai sekarang ini juga berkat kerjasama dari beberapa pihak, diantaranya guru, orang tua, dan pendamping yang selalu membantu dalam pembelajarn. Adapun hasil Ujian Nasional SDPT Ulul Abshor sebagai berikut :

No
Nama
B. I
Mtk
IPA
Jml
Rata
Keterangan
1
Atika Nurul T
9,40
7,75
6,25
23,40
7,8
Memuaskan
2
Farrhan Syaeful B
7,60
6,00
5,25
18,85
6,28
Memuaskan
3
Labibah Munawaroh
8,80
8,75
6,50
24,05
8,01
Memuaskan
4
M. Fati Fikri Hasan
9,60
9,75
8,25
27,60
9,2
Sangat Memuaskan
5
Maryam Fatiya RR
8,40
9,25
6,25
23,90
7,96
Memuaskan
6
Syarrifa Fauzia P
9,60
9,75
8,75
28,10
9,36
Sangat Memuaskan
7
Umar Zaky M
9,40
9,50
8,25
27,15
9,05
Sangat Memuaskan
8
Zafaf Musyafa’
9,00
8,75
7,00
24,75
8,25
Memuaskan

Jumlah



197,8
24,725
Memuaskan


Rabu, 22 Mei 2013

SEBUAH RENUNGAN


       Ganjaran bagi mereka-mereka yang meremehkan shalatnya, sehingga sering meninggalkan shalat.
   
     Suatu hari, Sayyidah Fathimah r.a bertanya kepada Rasulullah SAW, "Ya Abatah, apa yang akan didapatkan oleh orang yang melecehkan shalatnya, menganggap enteng kepada sahalatnya, baik laki-laki maupun perempuan?" 
     Lalu Rasul SAW bersabda, "Hai, Fathimah, barangsiapa yang melecehkan shalatnya, menganggap enteng kepada shalatnya, baik laki-laki maupun perempuan, Allah akan menyiksanya dengan lima belas perkara. Enam perkara di dunia, tiga pada saat azalnya tiba, tiga perkara pada saat berada di alam kuburnya, dan tiga perkara lagi pada hari Kiamat/Kebangkitan yaitu ketika ia keluar dari kuburnya.

Keenam siksaan perkara yang Allah berikan kepadanya di dunia adalah :
1. Allah menghilangkan berkah dari usia (hidup)-nya.
2. Allah menghapuskan berkah dari rizqinya.
3. Wibawa orang dihilangkan dari wajahnya.
4. Amal yang dikerjakan tidak akan memperoleh pahala.
5. Doanya tidak akan sampai naik ke langit.
6. Ia tidak memperoleh bagian dalam doa orang-orang yang shalih (shalihin).

Tiga perkara pada saat azal tiba akan menimpa orang-orang yang meremehkan shalatnya adalah :
1. Dia akan mati dalam keadaan sangat terhina.
Dalam beberapa hadits dikemukakan bahwa bila kita mati, Allah akan menyelenggarakan semacam Upacara Penerimaan di alam malakut. Ribuan malaikat dikirim ke upacara itu. Untuk orang-orang yang tidak shalat dan meremehkan shalat, Allah mengirimkan malaikat-malaikat yang berwajah sangat menakutkan, sebagaimana Amarah Allah kepada sang manusia tersebut. Selain itu, Allah akan mencabut ruhnya (nyawanya) seperti seseorang yang menyisir bulu domba yang basah, begitu keras dan sakitnya.
Dalam upacara Penyambutan kematian orang semacam ini (fasik), ruhnya akan disimpan di dalam kain yang amat buruk. Ruh itu menyebarkan bau yang sangat tidak sedap, sehingga seluruh malaikat bertanya-tanya, "Ruh siapakah itu ?"  Malaikat yang membawanya, menjawab, "Inilah ruh Fulan ibn Fulan."  Dan disebutkanlah oleh malaikat itu gelaran-gelaran buruk yang diperoleh sang manusia fasik dan munafiq itu ketika ia di dunia. "Oh, inilah Fulan si Tukang Mengadu Domba." Atau "Oh, inilah Fulan si Tukang Berburuk Sangka." Atau "Oh, inilah Fulan si Tukang Ghibah."  Dan sebagainya.

2. Dia akan mati dalam keadaan lapar.
Pada saat ia menghadapi ajalnya, dia akan merasakan kelaparan yang sangat luar biasa.
3. Dia akan mati dalam keadaan dahaga.
Orang yang meninggalkan shalat dan meremehkan shalat, sekalipun diberi minum dari seluruh sungai yang mengalir di dunia ini, rasa hausnya tidak akan meninggal pada saat ia meninggal.

Sedangkan tiga siksaan perkara yang akan menimpa dia di alam kuburnya adalah :
1. Allah akan menempatkan malaikat yang tugasnya hanya mengganggu dan menyiksanya.
2. Kuburannya Allah sempitkan.
3. Kuburannya Allah gelapkan.

Adapun tiga perkara siksaan yang akan menyiksanya pada hari Kiamat adalah :
1. Orang yang meremehkan dan melalaikan shalat akan diseret wajahnya oleh para malaikat, pada hari Kiamat nanti semua makhluk akan melihat kepadanya.
2. Dia dihisab dengan sangat berat.
3. Allah tidak akan memperhatikannya pada hari Kiamat. Tidak diampuni dosa-dosanya dan baginya azab yang sangat pedih.

Sebagian ahli hadits menyatakan bahwa orang Muslim yang melalaikan Shalatnya, maka dia seperti membunuh secara perlahan-lahan Keimanan yang merupakan kenikmatan yang tertinggi yg di berikan Allah Swt kepada manusia , pada dirinya.
" Naudzubillahhimindzaliik ,.."

Sebagian ahli tafsir juga berpendapat bahwa orang yg melalaikan shalatnya adalah telah termasuk kedalam barisan orang -orang yang di jauhkan dari Rahmat dan berkah dari Allah SWT , seluruh nafkah hidupnya tidak mendapatkan keberkahan dan ini terus di tularkan pada anak-anaknya sehingga keadaan sama pun terjadi pada keturunannya kelak yaitu Orang-orang yg di jauhkan keimanannya oleh Allah .


“ Mari kita saling nasihat-manasihati untuk mencapai ke-Ridha-an Allah SWT “

“ Sesungguhnya, segala sesuatu yang baik berasal dari Allah SWT dan yang buruk dari       kita sendiri “

Wassalam